MEMBANGUN CITRA DIRI SEJAK DINI DENGAN PERSONAL BRANDING

Sebagai bentuk implementasi Tridharma Perguruan Tinggi, khususnya di bidang Pengabdian kepada Masyarakat (PkM), Universitas Tarakanita kembali berkontribusi dalam pengembangan karakter generasi muda melalui kegiatan edukatif yang diselenggarakan bekerja sama dengan SMK Tarakanita pada Jumat, 17 Juli 2026. Dalam rangkaian kegiatan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS), Universitas Tarakanita menghadirkan Suryo Dwi Putranto, S.Sos., M.I.Kom., dosen Program Studi Ilmu Komunikasi, sebagai narasumber pada seminar atau pembekalan bertajuk “Personal Branding: Membangun Citra Diri Positif Sejak Dini”.

Kegiatan yang berlangsung di aula SMK Tarakanita Jakarta ini bertujuan memberikan pemahaman kepada para siswa baru mengenai pentingnya membangun citra diri yang positif sebagai bekal dalam menjalani proses pembelajaran, berorganisasi, berinteraksi di lingkungan sosial, hingga mempersiapkan diri memasuki dunia pendidikan tinggi maupun dunia kerja. Di tengah perkembangan teknologi informasi dan media digital yang semakin pesat, kemampuan membangun personal branding menjadi salah satu kompetensi penting yang perlu dimiliki oleh generasi muda.

Dalam pemaparannya, Suryo Dwi Putranto menjelaskan bahwa setiap individu pada dasarnya telah memiliki personal branding, baik disadari maupun tidak. Personal branding tidak hanya dimiliki oleh tokoh publik, figur profesional, ataupun content creator, melainkan terbentuk melalui perilaku sehari-hari, cara berkomunikasi, sikap terhadap orang lain, serta nilai-nilai yang ditunjukkan dalam kehidupan sosial. Oleh karena itu, para siswa diajak untuk mulai mengenali potensi diri, mengembangkan kelebihan yang dimiliki, dan membangun kebiasaan positif yang dapat menciptakan reputasi yang baik sejak usia sekolah.

Materi juga menyoroti pentingnya menjaga identitas digital di era media sosial. Para peserta diberikan pemahaman bahwa setiap unggahan, komentar, foto, maupun video yang dibagikan di platform digital akan membentuk jejak digital (digital footprint) yang dapat memengaruhi cara orang lain menilai diri seseorang. Oleh karena itu, para siswa didorong untuk menggunakan media sosial secara bijaksana, bertanggung jawab, dan produktif dengan membagikan konten yang positif, inspiratif, serta mencerminkan karakter yang baik.

Lebih lanjut, narasumber menegaskan bahwa personal branding bukanlah sekadar pencitraan atau upaya menampilkan sosok yang berbeda dari diri sendiri. Personal branding dibangun melalui kejujuran, konsistensi, integritas, kemauan untuk terus belajar, serta keberanian menjadi pribadi yang autentik. Kebiasaan sederhana seperti datang tepat waktu, menghargai orang lain, menepati komitmen, bertanggung jawab terhadap tugas, serta menjaga etika dalam berkomunikasi merupakan fondasi utama dalam membangun kepercayaan dan reputasi yang positif.

Kegiatan berlangsung secara interaktif melalui penyampaian materi yang disertai diskusi bersama peserta. Dihadiri oleh sekitar 100 siswa baru, para siswa terlihat antusias mengikuti setiap sesi, mengajukan pertanyaan, serta berdiskusi mengenai berbagai tantangan yang mereka hadapi dalam membangun citra diri, baik di lingkungan sekolah maupun di media sosial. Antusiasme peserta menunjukkan bahwa materi personal branding sangat relevan dengan kehidupan remaja dan menjadi bekal penting dalam menghadapi perkembangan dunia digital yang semakin dinamis. Kegiatan pembekalan edukatif ini didukung pula dengan keterlibatan para mahasiswa Universitas Tarakanita yaitu Irene Tiara Krista (mahasiswa Program Studi Ilmu Komunikasi) dan Kumalasari (mahasiswa Program Studi Sekretari) selaku tim pengabdi.

Melalui kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat ini, Universitas Tarakanita terus memperkuat perannya sebagai perguruan tinggi yang tidak hanya menghasilkan lulusan berkualitas, tetapi juga aktif berkontribusi dalam membangun karakter masyarakat melalui berbagai program edukatif yang relevan dengan kebutuhan zaman. Kolaborasi dengan SMK Tarakanita menjadi salah satu wujud sinergi antara perguruan tinggi dan sekolah dalam mempersiapkan generasi muda yang memiliki karakter kuat, literasi digital yang baik, serta kemampuan membangun citra diri secara positif.

Universitas Tarakanita berharap kegiatan ini dapat menginspirasi para siswa untuk mulai membangun personal branding yang berlandaskan nilai-nilai integritas, tanggung jawab, dan kepedulian terhadap sesama. Dengan demikian, mereka tidak hanya siap menghadapi tantangan dunia pendidikan dan dunia kerja, tetapi juga mampu menjadi pribadi yang adaptif, percaya diri, dan memberikan kontribusi positif bagi masyarakat di era digital.

Penulis: Irene Tiara Krista (Mahasiswa Program Studi Ilmu Komunikasi Universitas Tarakanita)

Penyunting dan Dokumentasi: DPPM

Dokumentasi: https://dppm.utarki.ac.id/gallery/personal-branding-di-smk-tarakanita/

0 replies

Leave a Reply

Want to join the discussion?
Feel free to contribute!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *