Mahasiswa dan Dosen Universitas Tarakanita Edukasi Ratusan Pelajar melalui “UTarki Teens Digital”
Sebagai wujud pelaksanaan Tri Dharma Perguruan Tinggi, khususnya bidang Pengabdian kepada Masyarakat (PkM), mahasiswa Program Studi S1 Ilmu Komunikasi Universitas Tarakanita semester 6 bersama para dosen menyelenggarakan program edukasi literasi digital bertajuk UTarki Teens Digital dengan tema “Mindful Scrolling, Meaningful Connection”. Program ini merupakan implementasi pembelajaran dari mata kuliah Corporate Social Responsibility (CSR) dan Event Marketing Management yang mengintegrasikan kompetensi akademik mahasiswa dengan kegiatan pemberdayaan masyarakat.
Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini dirancang sebagai upaya meningkatkan literasi digital di kalangan pelajar sekolah menengah kejuruan agar mampu memanfaatkan teknologi informasi dan media sosial secara bijaksana, aman, dan bertanggung jawab. Program dilaksanakan melalui dua bentuk kegiatan, yaitu kampanye digital melalui akun media sosial Instagram @utd_event serta seminar edukatif yang diselenggarakan di Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) Paramitha 1 Jakarta pada 7 Mei 2026 dan SMK Strada Budi Luhur, Bekasi pada 19 Juni 2026. Secara keseluruhan, para siswa menunjukkan antusiasme tinggi selama mengikuti rangkaian edukasi.
Seminar yang diikuti oleh lebih dari 300 siswa ini menghadirkan dua narasumber dosen Program Studi S1 Ilmu Komunikasi Universitas Tarakanita, yaitu FA. Wisnu Wirawan, S.Pd., M.Si. dan Elsie Oktivera, S.S., M.Si. Materi yang disampaikan mencakup etika bermedia sosial, keamanan data pribadi, perlindungan diri di ruang digital, pencegahan perundungan siber (cyberbullying), serta pentingnya membangun budaya digital yang sehat dan bertanggung jawab.


Ketua Program Studi S1 Ilmu Komunikasi Universitas Tarakanita, Elsie Oktivera menegaskan bahwa literasi digital merupakan kompetensi penting yang harus dimiliki generasi muda di tengah pesatnya perkembangan teknologi informasi. Remaja perlu menyadari bahwa media sosial ibarat dua sisi mata uang. Selain membuka peluang untuk belajar, berkreasi, dan berinteraksi, media sosial juga memiliki berbagai risiko yang dapat berdampak pada kehidupan nyata apabila tidak digunakan secara bijak. Kegiatan ini memiliki tujuan untuk membekali para siswa dengan pemahaman agar dapat menjadi pengguna media digital yang cerdas, aman, dan bertanggung jawab.

Hal ini juga senada dengan yang disampaikan oleh Ketua Program Kampanye UTarki Teens Digital, Nadya Angellyca. Nadya berharap bahwa kegiatan ini mampu meningkatkan kesadaran generasi muda mengenai pentingnya literasi digital sekaligus mendorong mereka menjadi pengguna teknologi yang cerdas, kritis, kreatif, dan bertanggung jawab.

Sementara itu, dari sisi keamanan dan kebermanfaatan media digital, FA. Wisnu Wirawan mengajak para pelajar untuk menerapkan etika digital dalam setiap aktivitas di media sosial. Media sosial dapat menjadi sarana untuk berekspresi dan berkarya. Namun, pengguna juga harus menjaga privasi, memverifikasi informasi sebelum membagikannya, serta menghindari perilaku perundungan siber agar ruang digital tetap positif dan aman bagi semua.
Program kegiatan dan kampanye ini tidak hanya menjadi sarana berbagi pengetahuan kepada masyarakat, tetapi juga memberikan pengalaman nyata bagi mahasiswa dalam merancang, mengelola, dan melaksanakan program pengabdian yang berbasis kebutuhan masyarakat. Melalui keterlibatan langsung di lapangan, mahasiswa mengembangkan kemampuan komunikasi, kepemimpinan, kolaborasi, serta kepedulian sosial sebagai bagian dari pembelajaran yang berorientasi pada penyelesaian persoalan nyata di masyarakat.

Melalui kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat ini, Universitas Tarakanita terus berkomitmen menghadirkan kontribusi nyata bagi masyarakat melalui sinergi antara pendidikan, penelitian, dan pengabdian. Diharapkan program UTarki Teens Digital dapat berkontribusi dalam memperkuat budaya literasi digital di kalangan pelajar, meningkatkan kesadaran akan penggunaan teknologi informasi dan komunikasi yang aman, etis, serta produktif, sekaligus mendukung terwujudnya ekosistem digital yang sehat, inklusif, dan berkelanjutan.
Penulis dan Dokumentasi: Panitia UTarki Teens Digital
Penyunting: FA. Wisnu Wirawan (DPPM)










Leave a Reply
Want to join the discussion?Feel free to contribute!