Keterlibatan Universitas Tarakanita dalam Perkuat Ekosistem Riset Sekolah
Sebagai wujud komitmen dalam mendukung pengembangan budaya riset sejak jenjang pendidikan menengah, Universitas Tarakanita berpartisipasi sebagai tim reviewer pada kegiatan Seleksi Internal Tim Penelitian Siswa SMA Tarakanita Gading Serpong. Selain membudayakan ekosistem riset sekolah, seleksi internal ini nantinya ditujukan untuk memilih wakil sekolah dalam ajang kompetisi penelitian. Seleksi internal tim Penelitian ini diselenggarakan oleh SMA Tarakanita Gading Serpong. Kegiatan dilaksanakan secara daring melalui Zoom Cloud Meeting pada Rabu, 5 Agustus 2026, mulai pukul 09.00 hingga 16.00 WIB, sebagai bagian dari proses seleksi tim terbaik yang akan mewakili sekolah pada ajang Lomba Peneliti Belia 2026.
Keterlibatan Universitas Tarakanita merupakan tindak lanjut atas permohonan resmi dari SMA Tarakanita Gading Serpong untuk menghadirkan reviewer independen dalam proses penilaian proposal penelitian. Sebanyak 33 tim peneliti siswa mengikuti seleksi internal yang mencakup beragam bidang keilmuan, yaitu Ekonomi, Fisika, Ilmu Hayati, Lingkungan, Matematika, Geografi, Komputer, Sosiologi, dan Psikologi. Dari setiap bidang akan dipilih dua tim terbaik yang direkomendasikan untuk melanjutkan ke kompetisi tingkat berikutnya.

Universitas Tarakanita menugaskan tiga dosen dari disiplin ilmu yang berbeda sebagai reviewer, yaitu FA. Wisnu Wirawan, S.Pd., M.Si. dari Program Studi Ilmu Komunikasi, Shifa Regita, S.E., M.Kom. dari Program Studi Bisnis Digital, dan Ir. Nuvika Razak, S.T., M.T., IPP. dari Program Studi Teknik Sipil. Kehadiran reviewer lintas bidang ini mencerminkan komitmen Universitas Tarakanita dalam memberikan penilaian yang objektif, komprehensif, dan sesuai dengan karakteristik masing-masing bidang penelitian.
Selama proses penilaian, setiap reviewer mengevaluasi proposal penelitian berdasarkan rubrik yang telah ditetapkan oleh panitia, meliputi kejelasan permasalahan dan tujuan penelitian, kebaruan atau inovasi ide, metodologi penelitian, kelayakan pelaksanaan berdasarkan sumber daya yang tersedia, serta potensi penelitian untuk dikembangkan dan meraih prestasi. Masing-masing aspek memiliki bobot yang sama sehingga proses penilaian dilakukan secara menyeluruh terhadap kualitas setiap proposal penelitian.

Proposal yang dipresentasikan para peserta menunjukkan keragaman tema penelitian yang relevan dengan perkembangan ilmu pengetahuan dan kebutuhan masyarakat. Pada bidang Ekonomi, misalnya, siswa mengangkat isu perilaku konsumsi masyarakat pada masa ketidakstabilan ekonomi serta pengaruh pelemahan nilai tukar rupiah terhadap pola konsumsi. Di bidang Fisika dan Lingkungan, berbagai penelitian menampilkan inovasi pemanfaatan material ramah lingkungan, energi terbarukan, hingga teknologi pengolahan limbah. Sementara itu, bidang Komputer dan Matematika menghadirkan berbagai gagasan mengenai pemanfaatan kecerdasan buatan (Artificial Intelligence), Internet of Things (IoT), analisis data, dan pemodelan berbasis Python. Di bidang Sosiologi dan Psikologi, peserta mengkaji berbagai fenomena sosial remaja, seperti silent competition, impostor syndrome, people pleasing, hingga pengaruh Artificial Intelligence terhadap interaksi sosial siswa.
Selain melakukan penilaian, para reviewer juga memberikan berbagai masukan konstruktif kepada peserta mengenai penyempurnaan rumusan masalah, penguatan landasan teori, ketepatan metode penelitian, penyusunan instrumen penelitian, hingga pengembangan potensi inovasi agar proposal memiliki kualitas ilmiah yang lebih baik dan siap berkompetisi pada tingkat yang lebih tinggi. Pendekatan ini tidak hanya berorientasi pada penilaian, tetapi juga menjadi bagian dari proses pembinaan dan pendampingan akademik bagi para peneliti muda.
Kegiatan ini menjadi salah satu bentuk sinergi antara Universitas Tarakanita dan SMA Tarakanita Gading Serpong dalam membangun ekosistem penelitian yang berkelanjutan. Melalui kolaborasi tersebut, perguruan tinggi berperan sebagai mitra strategis yang memberikan pendampingan akademik kepada sekolah, sekaligus mendorong lahirnya generasi muda yang memiliki kemampuan berpikir kritis, kreatif, inovatif, serta mampu menghasilkan penelitian yang memberikan kontribusi bagi pengembangan ilmu pengetahuan dan penyelesaian berbagai persoalan di masyarakat.
Partisipasi dosen Universitas Tarakanita sebagai reviewer juga merupakan implementasi pelaksanaan Tridharma Perguruan Tinggi, khususnya dalam mendukung pengembangan pendidikan dan budaya riset di lingkungan sekolah. Kolaborasi antara Universitas Tarakanita dan satuan pendidikan menengah diharapkan terus berkembang melalui berbagai program pembinaan penelitian, pelatihan metodologi ilmiah, pendampingan penulisan karya ilmiah, serta kegiatan akademik lainnya yang mampu meningkatkan kualitas penelitian pelajar Indonesia.
Penulis : FA. Wisnu Wirawan (Direktorat Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat)










Leave a Reply
Want to join the discussion?Feel free to contribute!