Kontribusi Universitas Tarakanita dalam Lomba Debat OSTARWIL 2026
Universitas Tarakanita turut berkontribusi dalam pelaksanaan OSTARWIL (Olimpiade Sains Tarakanita Wilayah Jakarta) 2026 yang diselenggarakan oleh Yayasan Tarakanita Wilayah Jakarta pada Rabu 23 September 2026. Dalam kegiatan tersebut, dua dosen Universitas Tarakanita dipercaya untuk menjalankan tugas sebagai juri pada cabang Lomba Debat bagi peserta didik jenjang SMP dan SMA-SMK.
Keterlibatan dosen Universitas Tarakanita dalam kegiatan ini merupakan salah satu bentuk kontribusi perguruan tinggi dalam mendukung pengembangan potensi dan kompetensi peserta didik di lingkungan sekolah. Melalui keahlian akademik dan pengalaman yang dimiliki, dosen tidak hanya berperan dalam proses pendidikan di perguruan tinggi, tetapi juga dapat mengambil bagian dalam berbagai kegiatan yang mendorong kemampuan berpikir kritis, komunikasi, argumentasi, dan kepercayaan diri generasi muda.
Pada jenjang SMA-SMK, tugas sebagai juri lomba debat dilaksanakan oleh Jati Wahyono Agustinus, M.Pd., CELM. Di tingkat yang berbeda, Maria Estri Wahyuningsih, M.Pd., bertugas sebagai juri pada kategori SMP. Keduanya menjalankan peran dalam menilai penampilan peserta berdasarkan kemampuan menyampaikan gagasan, membangun argumentasi, memberikan tanggapan terhadap pandangan lawan, serta menyampaikan pendapat secara terstruktur.
Lomba debat menjadi salah satu ruang pembelajaran yang memberikan kesempatan kepada peserta didik untuk mengembangkan kemampuan berpikir kritis sekaligus mengomunikasikan gagasan secara sistematis. Dalam proses debat, peserta tidak hanya dituntut untuk memahami topik yang dibahas, tetapi juga mampu mengolah informasi, menyusun argumentasi, mendengarkan pandangan yang berbeda, dan memberikan respons berdasarkan alasan yang relevan.
Kegiatan OSTARWIL 2026 sendiri merupakan bagian dari upaya Yayasan Tarakanita Wilayah Jakarta dalam memberikan ruang bagi peserta didik untuk mengembangkan potensi akademik dan berbagai keterampilan. Lomba debat sebagai salah satu cabang kegiatan memberikan pengalaman kompetitif yang sekaligus dapat menjadi sarana pembelajaran bagi siswa dalam mengembangkan kemampuan berkomunikasi dan menyampaikan gagasan.
Bagi Universitas Tarakanita, keterlibatan dosen dalam kegiatan pendidikan di tingkat sekolah juga menjadi bagian dari upaya membangun hubungan yang semakin erat antara perguruan tinggi dan satuan pendidikan. Kolaborasi semacam ini membuka ruang bagi sivitas akademika untuk berbagi kompetensi sekaligus memahami kebutuhan dan perkembangan peserta didik sebagai calon generasi penerus. Keterlibatan ini memperlihatkan peran Universitas Tarakanita yang dapat hadir dalam berbagai ekosistem pendidikan, mulai dari pendidikan tinggi hingga kegiatan pengembangan kompetensi peserta didik di sekolah. Universitas Tarakanita memandang bahwa pendidikan merupakan proses yang berkelanjutan dan membutuhkan keterhubungan antarlembaga pendidikan. Melalui kolaborasi dan keterlibatan aktif dosen dalam kegiatan pendidikan, perguruan tinggi dapat turut memberikan kontribusi bagi terciptanya generasi muda yang memiliki kemampuan akademik, keterampilan komunikasi, daya pikir kritis, serta sikap yang bertanggung jawab.
Partisipasi tersebut sekaligus menjadi bagian dari semangat Universitas Tarakanita untuk menghadirkan pendidikan yang Cerdas, Berintegritas, Bermakna, dengan memperluas kontribusi sivitas akademika melalui berbagai bentuk kolaborasi dan pengabdian dalam ekosistem pendidikan.
Penulis: Direktorat Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (DPPM) Universitas Tarakanita














Leave a Reply
Want to join the discussion?Feel free to contribute!