Universitas Tarakanita Siapkan Siswa Menghadapi Tantangan Komunikasi di Era Digital
Berkolaborasi dengan SMKN 70 Jakarta Universitas Tarakanita (UTarki) menyelenggarakan seminar interaktif bertema Public Speaking bagi siswa kelas X dalam rangkaian kegiatan Latihan Dasar Kepemimpinan Siswa (LDKS). Kegiatan yang dilaksanakan secara luring di aula SMKN 70 Jakarta pada Rabu (14/10) ini diikuti oleh hampir 100 siswa dari program keahlian Perhotelan, Tata Boga, dan Tata Busana.
Seminar ini menghadirkan dua narasumber dari Universitas Tarakanita, yaitu Dr. Dra. Paula T. Anggarina, M.M., Direktur Kerja Sama, Humas, dan Marketing sekaligus dosen Program Studi Bisnis Digital, serta Shifa Regita, S.E., M.Kom., dosen Program Studi Bisnis Digital. Melalui kegiatan ini, para siswa diajak mengembangkan keterampilan komunikasi yang efektif, meningkatkan kepercayaan diri, serta mempersiapkan diri untuk menyampaikan gagasan secara jelas dan terstruktur, baik dalam lingkungan pendidikan maupun dunia profesional.
Kegiatan diawali dengan pemutaran cuplikan film Tilik (2018). Cuplikan tersebut menjadi bahan diskusi bagi para siswa untuk mengamati dan menyampaikan pendapat mengenai praktik komunikasi yang ditampilkan. Melalui aktivitas ini, peserta diajak memahami pentingnya menyampaikan pesan secara tepat agar dapat diterima dan dipahami oleh audiens.
Pembahasan tersebut menegaskan bahwa public speaking tidak hanya berkaitan dengan kemampuan berbicara di depan banyak orang, tetapi juga melibatkan berbagai unsur komunikasi, seperti bahasa tubuh, ekspresi, nada dan intonasi suara, serta interaksi dengan pendengar. Kemampuan memahami audiens dan menyesuaikan cara penyampaian pesan menjadi bagian penting dalam membangun komunikasi yang efektif.
Dalam kerangka informasi mengenai perkembangan penggunaan telepon genggam (handphone) dan media sosial serta relevansinya terhadap keterampilan komunikasi di era digital, peserta juga diperkenalkan pada konsep 3V dalam public speaking, yaitu visual, vocal, dan verbal. Ketiga unsur ini mencakup penampilan dan bahasa tubuh, kualitas serta intonasi suara, dan pilihan kata yang digunakan untuk menyampaikan pesan.
Untuk memperdalam pemahaman, siswa mendapat kesempatan mempraktikkan keterampilan berbicara di depan peserta lainnya melalui tiga tahapan. Tahap pertama menekankan unsur verbal, tahap kedua menggabungkan unsur verbal dan vocal, sedangkan tahap ketiga memadukan seluruh unsur 3V. Praktik ini memberikan pengalaman langsung kepada siswa untuk mengenali bagaimana bahasa, suara, ekspresi, dan bahasa tubuh berperan dalam mendukung penyampaian pesan. Peserta memperoleh pula kesempatan untuk mengajukan pertanyaan kepada kedua narasumber. Sesi tanya jawab ini menjadi ruang bagi siswa untuk memperdalam materi sekaligus membangun keberanian dalam menyampaikan pendapat dan berinteraksi secara langsung.
Melalui seminar ini, para siswa diajak memahami bahwa public speaking bukan semata-mata bakat, melainkan keterampilan yang dapat dikembangkan melalui latihan, pengalaman, dan kemauan untuk terus belajar. Kemampuan tersebut menjadi bekal penting bagi generasi muda dalam menjalani proses pendidikan, mengembangkan potensi kepemimpinan, serta mempersiapkan diri menghadapi kebutuhan komunikasi di dunia kerja.
Kegiatan ini juga mengikutsertakan mahasiswa UTarki sebagai pengabdi, yakni Juliana Rosmawaty br Manurung (mahasiswa Program Studi D3 Sekretari) dan Rafaella Krisyandari Dwilestari (mahasiswa Program Studi S1 Bisnis Digital). Seminar interaktif ini merupakan bagian dari kontribusi Universitas Tarakanita melalui Pengabdian kepada Masyarakat (PkM), khususnya dalam berbagi pengetahuan dan mengembangkan keterampilan yang relevan dengan kebutuhan masyarakat. Kolaborasi dengan SMKN 70 Jakarta juga mencerminkan pentingnya sinergi antara perguruan tinggi dan sekolah dalam menghadirkan pengalaman pembelajaran yang aplikatif dan bermanfaat bagi peserta didik.
Melalui kegiatan ini, Universitas Tarakanita berharap dapat terus memperluas kontribusi dalam bidang pendidikan dan pemberdayaan masyarakat, sekaligus mendukung tumbuhnya generasi muda yang komunikatif, percaya diri, dan mampu menyampaikan gagasan secara efektif. Upaya ini sejalan dengan komitmen UTarki untuk menghadirkan pendidikan yang cerdas, berintegritas, dan bermakna bagi masyarakat.
Penulis: Benedikta Angelika Sembiring Meliala (Mahasiswa Program Studi Ilmu Komunikasi UTarki)
Penyunting: Direktorat Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (DPPM) UTarki
Dokumentasi lainnya: https://dppm.utarki.ac.id/gallery/universitas-tarakanita-siapkan-siswa-menghadapi-tantangan-komunikasi-di-era-digital/














Leave a Reply
Want to join the discussion?Feel free to contribute!